Karena Logika Algoritma merupakan struktur atau
rangka dari program itu sendiri, Logika Algoritma adalah sekumpulan
langkah-langkah yang sistematis dan terbatas yang dibuat untuk menyelesaikan
suatu masalah. Logika Algoritma dalam pengertian modern mempunyai
kemiripan dengan istilah resep, proses, metode, prosedur. Dalam
kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari kita juga menjalankan algoritma.
Seperti mengikuti aturan resep suatu masakan atau menghitung matematika dengan
menggunakan rumus, dsb.Sebagai contoh Logika Algoritma dalam kehidupan sehari-hari :
1. Sebuah prosedur ketika akan mengirimkan surat kepada teman:
- Tulis surat pada secarik kertas surat
- Ambil sampul surat atau amplop
- Masukkan surat kedalam amplop
- Tutup amplop surat dengan lem perekat
- Tulis alamat surat yang dituju, jika tidak ingat, lebih dahulu ambil buku alamat & cari alamat yang dituju, lalu tulis alamat tersebut pada amplop surat
- Tempelkan perangko pada amplop surat
- Bawa surat kekantor Pos untuk diserahkan pada pegawai Pos atau menuju ke bis surat untuk memasukkan surat ke dalam kotak/bis surat
2. Mengitung luas segitiga:
- Masukkan nilai Alas
- Masukkan nilai Tinggi>
- Hitung Luas (Alas * Tinggi)/2
- Dapat Hasil
Logika Algoritma mempunyai tiga format penulisan yaitu :
1. Deskriptif
Logika Algoritma bertipe Deskriptif maksudnya adalah logika algoritma yang ditulis dengan bahasa manusia sehari-hari (misalnya Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris). Setiap Langkahnya ditulis dalam satu kalimat atau lebih. Tidak ada aturan untuk penulisan algoritma bertipe Deskriptif ini. Semua kalimat ditulis dengan sistematis, jelas, terbatas dan berurutan.
Contoh :
Logika Algoritma menghitung_luas_segitiga
- Untuk menghitung Luas Segitiga pertama Masukan nilai alas
- Kemudian masukan nilai tinggi
- Kemudian hitung dengan menggunakan rumus Luas = Alas * Tinggi / 2
- Cetak Luas
2. Flow
Chart
Logika Algoritma bertipe Flow Chart maksudnya adalah logika algoritma yang ditulis dalam bentuk diagram-diagram dengan anak panah sebagai penunjuk urutan langkah algoritmanya. Didalam Diagram terdapat Simbol-simbol yang mempunyai makna atau arti tersendiri.
Logika Algoritma bertipe Flow Chart maksudnya adalah logika algoritma yang ditulis dalam bentuk diagram-diagram dengan anak panah sebagai penunjuk urutan langkah algoritmanya. Didalam Diagram terdapat Simbol-simbol yang mempunyai makna atau arti tersendiri.
3. Pseudocode
Logika Algoritma bertipe Pseudocode maksudnya adalah tiruan atau imitasi dari kode bahasa pemograman. Pada dasarnya, pseudocode merupakan suatu bahasa yang memungkinkan programer untuk berfikir terhadap permasalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan syntax dari bahasa pemograman yang tertentu. Jadi pseudocode digunakan untuk menganmbarkan logika urut-urutan dari perogram tanpa memandang bagaimana bahasa pemorogramannya.
Nama : Ferdy Subaga Benu
Kelas&Nim : 12.1D (12127031)
By : Ferdy Subaga
Kunjungi Juga
Situs Kampus
0 komentar:
Posting Komentar